Skip to content
Jumat, Januari 16, 2026
Terbaru:
  • PERHUTANAN SOSIAL: CARA BERDAMPAK BESAR YANG PERLU KEBERLANJUTAN
  • SELAMATKAN PULAU JAWA DENGAN KOPERASI PERHUTANAN SOSIAL PANCASILA BERBASIS KUANTUM
  • PERHUTANAN SOSIAL DALAM PERPEKTIF PANCASILA
  • PERHUTANAN SOSIAL MENDUKUNG KEMANDIRIAN PANGAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
  • PENDAMPINGAN PERHUTANAN SOSIAL: Tantangan dan Peluang
    Rimba Indonesia

    Indonesian Journal of Forestry

    • Menu
    • Artikel Utama
    • Apa dan Siapa
    • Obituari
    • Sekilas Info
    • Majalah Terbaru
    • Unduh Majalah
    • Berlangganan
    Sekilas Info

    INDONESIA TERCINTA

    7 Desember 2020 admin 290 Views

    Oleh : Ir. Suhariyanto, M.Sc. IPU

    Pengasuh MRI

    Tulisan bagus dari orang asing yang memandang Indonesia dari luar. Indonesia is a Real Paradise, not just a story.

    Musim dingin, ketika salju turun, di Eropa atau Amerika Utara, suhu bisa mencapai minus 40 derajat celsius.  Artinya, kulkasmu masih lebih hangat.

    Itulah saat semua tumbuhan “mati” kecuali pohon cemara.  Itulah saatnya darahmu bisa berhenti menjadi es ketika kamu keluar rumah tanpa pakaian khusus.

    Musim salju adalah ketika manusia bertahan hidup dan beraktivitas yang mungkin, tanpa bisa berjalan bila tak ada bantuan peralatan dan teknologi.

    Tanpa itu, mati kedinginan.  Dan ada satu periode dimana salju berbentuk badai.  Badai salju.  Terbayang apa yang bisa dilakukan selain bertahan hidup di ruangan berpemanas.

    Padang pasir.  Begitu keringnya sampai-sampai manusia yang berdiam di sana membayangkan sungai-sungai yang mengalir sebagai surga.

    Hanya ada beberapa jenis pohon yang bisa hidup dalam suhu berada di atas 40 derajat celsius.   Keringatmu bisa langsung menguap bersama cairan tubuhmu.  Dan keberadaan air adalah persoalan hidup mati.  Sungguh bukan minyak.

    Saya sungguh tidak mengerti ketika ada orang yg masih belum percaya bahwa Indonesia itu serpihan sorga.
    Cobalah kamu bercelana pendek, pakai kaos dan sandal jepit jalan jalan di Kanada ketika musim dingin. Atau jalan-jalan dipadang pasir. Dijamin mati
    Di sini, di negaramu, kapan saja, mau siang mau malam kamu bisa jalan-jalan kaosan tanpa alas kaki. Mau hujan mau panas, Selamat.
    Di Eropa, Amerika paling banter kamu akan ketemu buah-buahan yang sering kamu pamer-pamerkan. Apel🍎, anggur🍇,  sunkist🍊, pear🍐, dan semacamnya.
    Di Timur tengah paling kamu ketemu kurma, kismis, kacang arab, buah zaitun, buah tin.
    Di Indonesia, kamu tak akan sanggup menyebut semua jenis buah dan sayuran, umbi-umbian, kacang-kacangan, bunga-bunga, rempah-rempah saking banyaknya.
    Di Amerika, Eropa, kamu akan ketemu makanan itu-itu saja. Sandwich, hot dog, hamburger. Itu-itu saja yang divariasikan paling banter steak, es krim, keju.
    Di Timur tengah?. Roti, daging dan daging dan daging lagi.
    Di Indonesia ? Dari Sabang sampai Merauke, mungkin ada ratusan ribu varian makanan.  Ada puluhan jenis soto, varian sambal, olahan daging, ikan dan ayam tak terhitung macamnya.
    Setiap wilayah ada jenisnya. Kue basah kue kering ada ribuan jenis.  Varian bakso saja sudah sedemikian banyak.  Belum lagi singkong, ketan, gula, kelapa bisa menjadi puluhan jenis nama makanan.
    Dan tepian jalan dari Sabang sampai Merauke adalah garis penjual makanan terpanjang di dunia.  Saya tidak berhasil menghitung penjual makanan bahkan hanya dari Kemayoran ke Cempaka Putih.
    Di Indonesia, kamu bebas mendengar pengajian, shalawatan, lonceng gereja, dang-dut koplo, konser rock, jazz, gamelan dan ecrek-ecrek orang ngamen.
    Di Eropa, Amerika, Timur Tengah, belum tentu kamu bisa menikmati kecuali pakai head set.
    Saya ingin menulis “Betapa Surganya Indonesia” dari segala sisi. Hasil bumi, cuaca, orang-orangnya yang cerdas-cerdas, kreatif dan bersahabat,  budayanya, (toleransinya), guyonannya.
    Keindahan tempat wisatanya dan seterusnya. Saya tidak mungkin mampu menulis itu semua meskipun jika air laut menjadi tintanya. Saking tak terhingganya kenikmatan anugerah Allah pada bangsa Indonesia.
    Indonesia ini negara kesayangan Tuhan.
    Jika kamu tidak bisa mensyukuri itu semua ?. Jiwamu sudah mati.
    Pesan:
    • Jangan biarkan surga ini hancur karena nafsu berkuasa.
    • Janganlah kehangatan persaudaraan yang dicontohkan oleh mbah, kakek, opung kita dihancurkan hanya karena perbedaan dan kita merasa paling benar/pintar !!!
    • Tugas kita adalah bersyukur agar surga ini tidak jadi neraka.
    • Bersyukur itu diantaranya, tidak merusak apa-apa yang sudah baik. Baik alam lingkungan, sistem nilai, budaya asli, kebersihan dll.
    • Jika kita merusak alam, alam akan berproses membuat keseimbangan/keadilan.
    • Politik, berjangka pendek jangan sampai merubah surga ini jadi neraka. “Jangan berkelahi.”
    • Pandai-pandailah menahan diri seperti orang berpuasa. Jangan jadi pengikut orang-orang yang haus kekuasaan dan ketamakan luar biasa.
    Menyedihkan jika tdk bisa merasakan dan apresiasi atas nikmat alam ini.
    Mungkin saja belum pernah tinggal di winter canada atau di teriknya padang pasir.
    MARI JAGA NKRI DEMI ANAK DAN CUCU .
    Suhariyanto, 30 November 2020

     

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    1 234562

    Terbit Volume 82, Desember 2025

    Sumbang Saran Strategi Berdikari: Hikmah Tarif Trump Bangun Bioprospeksi Bagi Kekuatan Ekonomi

    https://youtu.be/C99qtTj5PFg?si=zMQtwG8hCdB7K223

    Semangat Manfaatkan 20 Juta Ha Hutan Untuk Ketahanan Pangan, Relevankah?

    https://youtu.be/Ys-msxArxy0?si=Yn5iL4pSCHhp_ETo

    Tentang Kami

    Rimba Indonesia | Indonesian Journal of Forestry sebagai majalah ilmiah populer menyajikan berbagai artikel tulisan dari para peminat, ahli dan pemerhati kehutanan dalam upaya mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan (sustainable forest management) dan meningkatkan manfaat optimal sumber daya hutan (SDH) secara ekonomi, sosial dan ekologi.

    Majalah Rimba Indonesia terdiri dari:

    a. Media Cetak  dengan ISSN 0035-5372 (sejak volume 1, Juni 1952)

    b. Media Online dengan ISSN 2721-4087 (sejak volume 65, April 2020)

     

    Kontak

    Gedung Manggala Wanabakti
    Blok IV Lantai 7 Wing B Room 713
    Jln. Jenderal  Gatot Subroto, Senayan-
    Jakarta Pusat, 10270

    Telp     : 021-5700304  ext : 4103
    WA      : 08111108385
    E-mail : ppak.sekr@gmail.com &  ppak.sekre@gmail.com

    Pengunjung

    Live visitors
    76
    450
    Visitors Today
    1048565
    Total
    Visitors

    Copyright © 2023 Rimba Indonesia. All rights reserved.