PENGANTAR REDAKSI

Oleh :  Ir. Suhariyanto, IPU., AseanEng

Koordinator Pengasuh Majalah Rimba Indonesia

Usaha sering diasosiasikan dengan aspek ekonomi.  Bicara tentang persoalan ekonomi ditinjau dari filsafat: pertama, kehidupan ekonomi bukanlah sesuatu yang mempunyai otonomi mutlak, melainkan sesuatu yang harus kita jalankan dan taklukkan di bawah dan dengan penuh pertanggungjawabkan kepada Allah.  Dengan perkataan lain, tindakan-tindakan ekonomi manusia harus dilakukan sebagai penatalayanan (stewardship) kehendak Allah atas dunia ciptaan-Nya.  Ekonomi yang berasal dari kata oikos (rumah) dan nomos (hukum) mempunyai hubungan yang erat dengan theonomi (hukum Allah).  Kedua, bahwa kehidupan ekonomi harus dibebaskan dari egoisme dan egosentris manusia, serta ditujukan untuk kesejahteraan manusia.  Bahwa oikos dalam ekonomi berarti semua manusia adalah anggota-anggota satu rumah, anggota-anggota satu keluarga.  Oleh karena itu nomos dalam oikos itu haruslah mencerminkan kebersamaan seluruh umat manusia.   Istilah ekonomi sendiri menentang segala bentuk eksploitasi antar manusia atau antar kelompok.  Ketiga, bahwa ekonomi harus dijalankan di dalam kaitan tanggungjawab manusia terhadap oikoumene (dunia kediaman manusia).  Artinya, kegiatan ekonomi wajib diarahkan untuk menciptakan oikoumene yang sejahtera.  Disini faktor kelestarian dan keutuhan lingkungan hidup, atau yang kini populer dengan sebutan integrasi seluruh ciptaan menjadi fungsi ekonomi yang amat penting.

Dalam pengertian Kesejahteraan untuk Rakyat, maka dapat digambarkan beberapa kesejahteraan, yaitu : kesejahteraan ekonomi, kesejahteraan ekologi atau lingkungan, kesejahteraan  sosial sesuai konteks kekinian terkait dengan kesejahteraan jasmani dan rohani (termasuk kesejahteraan budaya/ adat istiadat serta ketenangan batin).

Membangun, memelihara, dan memanfaatkan sumberdaya hutan mempunyai makna bahwa pemikiran dan tindakan seharusnya lebih berdaya guna dan berhasil guna.  Terlebih dalam suasana pandemic covid 19 yang masih merajalela ini, maka kepedulian nyata dari para Rimbawan Indonesia sangatlah diperlukan.

Berangkat dari keinginan seperti itu, maka MRI volume 67 ini menurunkan artikel-artikel bertemakan Usaha Kehutanan untuk Kesejahteraan Rakyat.   Semoga bermanfaat, dan selamat membaca.  Selamat menutup tahun 2020 dan membuka lembaran baru tahun 2021.